Peresmian tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Demak, jajaran pejabat utama Polres Demak, serta tamu undangan dari berbagai instansi.
Lahir dari Kebutuhan Fasilitas Latihan
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra menuturkan, pembangunan lapangan tembak dilatarbelakangi kebutuhan akan fasilitas latihan yang representatif. Sebelumnya, Polres Demak belum memiliki lapangan tembak sendiri untuk mendukung pembinaan kemampuan personel.
"Pembangunan Lapangan Tembak Al Fath ini berangkat dari kebutuhan kami akan fasilitas latihan yang memadai. Dengan adanya lapangan tembak sendiri, kegiatan latihan dapat dilaksanakan secara lebih terencana, rutin, dan berkesinambungan," ujar Kapolres.
Menurut Kapolres, peningkatan kemampuan personel harus menjadi bagian dari komitmen organisasi untuk menghadapi tantangan tugas Kepolisian yang terus berkembang. Ketersediaan fasilitas latihan pun perlu diikuti dengan pembinaan yang terprogram, disiplin, serta mengutamakan keselamatan.
"Kami memahami bahwa tantangan tugas Kepolisian dari waktu ke waktu terus berkembang. Untuk itu, peningkatan kemampuan personel harus menjadi bagian dari komitmen organisasi. Kemampuan yang dimiliki anggota perlu terus dipelihara dan ditingkatkan agar dapat mendukung pelaksanaan tugas secara profesional," katanya.
Ditandai Penandatanganan Prasasti dan Penembakan Perdana
Peresmian Lapangan Tembak Al Fath ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan bunga melati. Setelah prosesi tersebut, Kapolres melaksanakan penembakan pertama sebagai simbol dimulainya penggunaan fasilitas latihan tersebut.
Kapolres menegaskan, pembangunan lapangan tembak tidak hanya berorientasi pada penyediaan sarana fisik, tetapi juga merupakan upaya mempersiapkan personel agar memiliki kemampuan yang terpelihara dan kesiapan yang memadai dalam menjalankan tugas.
"Apa yang kita bangun hari ini bukan hanya sebuah fasilitas, tetapi sebuah komitmen. Bukan hanya sebuah tempat latihan, tetapi sebuah kesiapan. Bukan hanya untuk hari ini, tetapi untuk menjawab tantangan tugas di masa yang akan datang," tegasnya.
Simbol Sinergitas Polri-Kejaksaan
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan nasi tumpeng oleh Kapolres. Nasi tumpeng tersebut kemudian diserahkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Demak, Milono Raharjo, sebagai simbol rasa syukur sekaligus sinergitas antara Polri dan Kejaksaan sebagai aparat penegak hukum.
Penyerahan tumpeng itu menjadi simbol kebersamaan antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas sesuai kewenangan masing-masing. Sinergitas dan komunikasi yang baik diharapkan terus terjaga untuk mendukung penegakan hukum dan pemeliharaan Kamtibmas di Kabupaten Demak.
Optimalkan untuk Latihan Rutin
Kapolres berharap, keberadaan Lapangan Tembak Al Fath dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kemampuan personel sekaligus memperkuat kesiapan Polres Demak dalam melaksanakan tugas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
"Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung latihan yang rutin dan berkesinambungan. Tujuan akhirnya adalah membentuk personel yang semakin siap, profesional, dan mampu melaksanakan tugas Kepolisian dengan baik demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.
(Ganang)
