MEDIA ONLINE SIDIKUTAMA.MY.ID SELAMAT ULANG TAHUN KE 3 17 AGUSTUS 2026 - SIDIKUTAMA.MY.ID | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA | MEDIA TV 📺 ONLINE TPA Jatibarang Semarang Dilanda Kebakaran, Api Belum Padam hingga Kamis Siang

TPA Jatibarang Semarang Dilanda Kebakaran, Api Belum Padam hingga Kamis Siang


SEMARANG || Sebanyak kurang lebih 10 hektare lahan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, terbakar sejak Rabu (30/9) petang. Memasuki Kamis (1/10/2026) siang, upaya pemadaman masih berlangsung dan api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan.

Guna menangani kejadian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak bersama pemerintah daerah serta sejumlah instansi terkait. Mereka membentuk kekuatan gabungan untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan pada titik-titik yang dinilai masih rawan menyala kembali.

Menurut data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, titik api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 18.04 WIB. Area yang terdampak mencakup sekitar delapan hektare di zona 1 dan 2, serta dua hektare di zona 3.

Dalam operasi tersebut, BPBD Jateng menurunkan sejumlah truk tangki air dan light tower. Selain itu, penanganan turut melibatkan BPBD Kota Semarang, BPBD Kabupaten Demak, petugas pemadam kebakaran, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, Polri, PMI, dan relawan.

Pemadaman dilakukan secara bertahap per zona dengan mengerahkan delapan unit pemadam kebakaran. Delapan unit penyuplai air serta alat berat juga dikerahkan untuk membantu mengurai dan menangani tumpukan sampah yang terbakar. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

Rekam Jejak Kebakaran di Jateng

Peristiwa di TPA Jatibarang menjadi tambahan panjang daftar kebakaran di Jawa Tengah selama 2026. Berdasarkan catatan BPBD Jateng pada periode 1 Januari sampai 27 September 2026, tercatat 864 kejadian kebakaran.

Rinciannya, 481 kejadian di antaranya merupakan kebakaran hutan dan lahan, sedangkan 383 kejadian lainnya berupa kebakaran gedung dan permukiman. Catatan tersebut belum mencakup kebakaran TPA Jatibarang pada 30 September.

Luthfi: Pencegahan Perlu Peran Aktif Warga

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menilai pencegahan kebakaran bukan semata tanggung jawab petugas, melainkan memerlukan peran serta masyarakat.

"Yang jelas kita menggandeng seluruh komponen masyarakat. Tapi yang lebih utama adalah mendidik masyarakat," ujar Ahmad Luthfi, Kamis (1/10/2026).

Luthfi mengimbau warga untuk menghindari segala aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di musim kemarau. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti membuang puntung rokok sembarangan atau meninggalkan lahan yang sedang dibakar bisa menjadi pemicu munculnya api dan memperluas dampaknya.

"Tidak boleh sembarangan buang puntung rokok. Kemudian kalau membakar lahan ditungguin, tidak ditinggal dan lain sebagainya," katanya.

Ia menambahkan, penanganan kebakaran memerlukan kolaborasi lintas instansi dan seluruh elemen masyarakat. Pada kondisi tertentu, penanganan juga dapat diperkuat dengan dukungan dari pemerintah pusat.

Imbauan itu dinilai penting mengingat angka kejadian kebakaran di Jateng masih tinggi. Selain penanganan saat api muncul, kewaspadaan dan langkah pencegahan dari masyarakat menjadi kunci untuk menekan risiko kebakaran, terlebih pada kondisi kemarau.

(Ganang)

Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA