MEDIA ONLINE SIDIKUTAMA.MY.ID SELAMAT ULANG TAHUN KE 3 17 AGUSTUS 2026 - SIDIKUTAMA.MY.ID | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA | MEDIA TV 📺 ONLINE 62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,2 Miliar

62 Kios Pasar Desa Sedo Demak Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp1,2 Miliar


DEMAK || sidikutama.my.id - Kebakaran melanda Pasar Desa Sedo, Kecamatan Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Senin (24/8/2026) malam. Sebanyak 62 kios terdampak dalam peristiwa tersebut. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian materi diperkirakan mencapai Rp1,2 miliar.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 23.00 WIB, ketika seorang warga melihat asap dan kobaran api dari area kios pasar. Saat itu, aktivitas perdagangan telah berhenti dan pasar dalam kondisi tutup sejak sekitar pukul 17.00 WIB.

Warga bersama penjaga pasar sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api terus membesar sehingga perangkat Desa Sedo kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, dan kepolisian.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Demak Iptu Rudi Tri Sayogo bersama sejumlah anggota mendatangi lokasi. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran, BPBD, dan PLN Kabupaten Demak untuk mempercepat penanganan sekaligus memutus aliran listrik di sekitar pasar.

Petugas Damkar dan BPBD Demak kemudian melakukan upaya pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 01.15 WIB, Selasa (25/8/2026).

“Petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan berkoordinasi dengan Damkar, BPBD serta PLN. Langkah ini dilakukan untuk mencegah api meluas ke bangunan di sekitar pasar,” kata Iptu Rudi.

Berdasarkan laporan kepolisian, Pasar Desa Sedo memiliki 62 kios dengan ukuran masing-masing sekitar 2 x 3 meter. Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 kios diketahui masih ditempati pedagang.

Kios-kios tersebut dibangun menggunakan berbagai material, antara lain asbes, galvalum, rangka hollow, besi baja, kayu, dan tripleks. Kobaran api mengakibatkan sejumlah bangunan kios rusak serta membakar barang dagangan milik pedagang.

Polisi mencatat tidak terdapat korban jiwa maupun laporan warga mengalami luka dalam kejadian tersebut. Adapun kerugian materi sementara ditaksir mencapai Rp1,2 miliar. Nilai tersebut terdiri atas kerugian bangunan sekitar Rp700 juta dan barang dagangan sekitar Rp500 juta.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara, api berasal dari korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

“Untuk penyebab kebakaran masih kami dalami. Dugaan sementara berasal dari korsleting listrik,” ujar Iptu Rudi.

Polisi juga masih melakukan pendataan dan pemeriksaan terhadap kondisi kios serta kerugian yang dialami para pedagang.

(Ganang)

Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA