MEDIA ONLINE SIDIKUTAMA.MY.ID SELAMAT ULANG TAHUN KE 3 17 AGUSTUS 2026 - SIDIKUTAMA.MY.ID | BERITA TERUPDATE DAN TERPERCAYA | MEDIA TV 📺 ONLINE Jateng Kembali Kirim Bantuan untuk NTT, Lima Truk Bawa Pangan hingga Perlengkapan Bayi

Jateng Kembali Kirim Bantuan untuk NTT, Lima Truk Bawa Pangan hingga Perlengkapan Bayi


SEMARANG || sidikutama.my.id - Kepedulian Jawa Tengah terhadap warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali diwujudkan melalui pengiriman bantuan tahap kedua. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan lima truk berisi kebutuhan pangan, sandang, hingga perlengkapan bayi untuk memperkuat penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Bantuan dijadwalkan diberangkatkan dari Jawa Tengah menuju Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) di kawasan Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/9/2026). Dari Jakarta, bantuan akan diteruskan ke NTT melalui mekanisme distribusi logistik nasional.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan pengiriman bantuan tahap kedua dilakukan setelah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta agar dukungan bagi masyarakat terdampak bencana terus diperkuat.

“Jumlah bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat NTT masih besar. Sebagaimana arahan Bapak Gubernur, agar bisa membantu semaksimal mungkin,” kata Bergas di Semarang, Senin (31/8/2026).

Menurut Bergas, bantuan tahap kedua dihimpun dari sejumlah pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Tengah yang menitipkan donasi melalui Pemprov Jateng. Dukungan juga datang dari masyarakat, komunitas, serta sejumlah lembaga.

Sejumlah pihak yang turut memberikan bantuan antara lain komunitas masyarakat Tionghoa di Jawa Tengah, Koperasi Telogorejo, Indonesia Power, serta berbagai komunitas lainnya. Bergas mengatakan, sebagian masyarakat bahkan memilih menyalurkan bantuan tanpa mencantumkan identitas.

Bantuan tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak. Untuk kebutuhan pangan, Pemprov Jateng menyiapkan makanan siap saji, kornet, sarden, telur, biskuit, bubur bayi, dan susu bayi.

Adapun bantuan kebutuhan sandang dan perlengkapan dasar meliputi popok bayi dan dewasa, pakaian baru, sarung, daster, pakaian dalam, serta perlengkapan mandi seperti sabun dan sampo.

Bergas mengatakan, jenis bantuan tersebut ditentukan berdasarkan kebutuhan riil masyarakat di lokasi terdampak. Saat mendapat penugasan dari Gubernur Ahmad Luthfi untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT, BPBD Jateng memperoleh informasi bahwa kebutuhan pangan, terutama lauk-pauk, masih menjadi salah satu kebutuhan penting masyarakat.

“Bantuan kita sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di sana,” ujarnya.

Setelah tiba di Jakarta, bantuan dari Jawa Tengah tidak serta-merta dialokasikan untuk satu kabupaten tertentu. Distribusinya akan mengikuti mekanisme yang telah disiapkan melalui posko nasional agar dapat disesuaikan dengan perkembangan kebutuhan di setiap wilayah terdampak.

Sejumlah daerah di Pulau Flores dilaporkan mengalami dampak cukup besar, di antaranya Manggarai, Nagekeo, dan Manggarai Timur. Namun, distribusi bantuan akan mempertimbangkan kebutuhan seluruh wilayah terdampak di NTT.

“Di lokasi posko nasional di sana sudah menyediakan truk-truk distribusi yang siap dikirim ke semua daerah yang ada di Kepulauan Flores di NTT,” kata Bergas.

Menurut dia, mekanisme distribusi terkoordinasi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyaluran bantuan sekaligus memastikan logistik menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.

Pemprov Jateng belum memastikan apakah penggalangan bantuan akan kembali dibuka setelah pengiriman tahap kedua. Pemerintah masih akan memantau perkembangan kondisi di lapangan dan kebutuhan masyarakat NTT.

“Semoga saja ini bisa selesai. Harapan kita masyarakat NTT bisa pulih kembali, bisa semangat kembali,” ujarnya.

Pengiriman bantuan tahap kedua tersebut menjadi bagian dari komitmen Jawa Tengah untuk terus membantu masyarakat NTT dalam masa penanganan dan pemulihan pascabencana.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno dan Wakil Gubernur Taj Yasin untuk berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam menyiapkan bantuan lanjutan.

“Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua,” kata Luthfi beberapa waktu lalu.

Dukungan moral juga disampaikan Luthfi dalam gelaran Jateng Bersholawat di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (23/8/2026) malam. Di hadapan ribuan warga, ia mengajak masyarakat untuk mendoakan para korban serta warga NTT yang masih menghadapi dampak bencana.

“Semoga saudara-saudara kita dikuatkan dan segera recovery dari bencana,” ucap Luthfi.

Bagi Jawa Tengah, pengiriman bantuan tersebut tidak semata menjadi upaya memenuhi kebutuhan logistik masyarakat terdampak. Lebih dari itu, bantuan menjadi wujud solidaritas, gotong royong, dan kepedulian lintas daerah dalam menghadapi bencana.

(Ganang)

Lebih baru Lebih lama

MEDIA ONLINE TERUPDATE DAN TERPERCAYA